7 Hal Yang Tidak Dilakukan Entrepreneur

7 Hal Yang Tidak Dilakukan Entrepreneur

Belakangan ini, orang yang memiliki MacBook dan blog berpikir bahwa ia adalah seorang entrepreneur. Itu merupakan satu hal yang tidak dilakukan entrepreneur. Ini sedikit pesan untuk generasi pengusaha: Memanggil dirimu CEO tidak membuat kamu menjadi pasukan follower Twitter, namun tidak membuatmu menjadi pemimpin juga.

Tidak bermaksud untuk membuat keinginan dan mimpimu sira, namun yang sebenarnya adalah kebanyakan dari kamu tidak dilahirkan sebagai entrepreneur ataupun pemimpin. Sudah pasti kamu tidak ingin mendengar tentang hal itu. Dan lebih baik kamu sadar bahwa kamu tidak akan menjadi Mark Zuckerberg yang kedua.

Apa yang membuat mereka hebat adalah apa yang dilakukan dan yang tidak dilakukan entrepreneur.

1. Mereka tidak berpikir untuk membedakan pekerjaan dengan kehidupannya.

Kebanyakan dari mereka adalah pekerja keras atau biasa kita sebut workaholic. Yang artinya pekerjaan adalah prioritas mereka. Mereka hidup untuk itu. Mereka bukan orang yang suka bersenang-senang di akhir pekan. Mereka mencintai apa yang mereka lakukan, dan itu adalah bekerja.

2. Mereka tidak mencoba menjadi apa yang tidak seharusnya.

Kemungkinan mitos terburuk dalam bisnis adalah branding. Kamu bukan ‘produk’, dan kamu tidak bisa mengubah siapa dirimu. Disamping itu, entrepreneur sejati tidak memikirkan diri mereka sendiri. Mereka berpikir tentang ide mereka dan bagaimana caranya mengubah ide tersebut menjadi produk dan jasa.

3. Mereka bukan melakukannya demi uang.

Yang tidak dilakukan entrepreneur selanjutnya adalah mereka bekerja bukan demi uang. Mereka bekerja karena mereka menyukainya dan tetap fokus padanya. Uang akan datang sendiri nantinya.

4. Mereka tidak bekerja seharian

Entrepreneur sejati tidak mencelupkan kakinya ke dalam air. Mereka langsung terjun ke air dengan kepala mereka tanpa berpikir apakah terdapat batu di dalamnya. Mereka tidak bekerja setengah-setengah. Saat mereka menemukan sesuatu yang hebat, mereka akan mempertaruhkan segalanya.

5. Mereka tidak punya rasa takut.

Mereka menghiraukan suara yang ada di kepalanya. Kamu harus tau bahwa yang menakutimu dapat menjadi hal yang buruk. Mereka tetap memiliki rasa takut. Semua orang juga begitu. Namun mereka tidak membiarkan rasa takut menghentikan mereka dalam mengambil resiko. Mereka mendengar suara, suara hati dan insting mereka.

6. Mereka tidak memiliki visi yang besar.

Saat mereka memiliki khayalan yang tinggi bahwa mereka ditakdirkan untuk menjadi orang yang sukses, hal itu hanya untuk memuaskan diri sendiri dan itu cukup menarik. Namun pada umumnya mereka tidak memiliki visi yang besar. Pendiri Facebook – Mark Zuckerberg contohnya, tidak berpikir untuk membangun perusahaan. Dia hanya ingin menilai penampilan dari teman sekelasnya.

7. Mereka tidak memiliki mentor virtual

Kebanyakan orang menjadikan penulis, blogger, musisi sebagai mentornya. Itu tidak masalah, namun untuk dapat berkembanga, melakukan hal yang luar bisa, kamu harus menjadi mentor di dunia nyata. Bekas chairman Intel – Andy Groove menjadi mentor Steve Jobs. Lalu Jobs mementori Larry Page dan Sergey Brin, pendiri Google. Dibalik kesuksesan entrepreneur, setidaknya terdapat seorang mentor yang sesungguhnya.

Apakah kamu setuju dengan artikel apa yang tidak dilakukan entrepreneur diatas?

 

2

No Responses

Show all responses

Write a response